Senin, 24 Mei 2010

Bacaan Basmalah dalam Shalat

Bacaan Basmalah dalam Shalat

Syekh al Muhamih Furaid

Syekh al Muhamih Furaid: "Bagaimana Pernikahan mempermudah?"
 
wimakassar.org. Malam Ahad, 2 Peserta ta'lim Jumadil Tsani Di Wihdatul Ummah Dilaporkan mendapat kehormatan kehadiran Tamu Artikel Baru USING Arab Saudi yakni Syekh Ibnu al Muhamih Furaid 'Ali al Uqla Hafidzahullah Salah seorang pendiri Al Jamai'tul Khairiyah li Musa'adatis Syabab' Ala Zawwaj, Lembaga berlangganan My sosial Yang Di Jeddah mengkhususkan untuk Artikel Diri membantu para pemuda untuk Artikel melangsungkan Pernikahan.

Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan taujih kepada Peserta ta'lim Tentang yakni masalah Pernikahan Seputar "Bagaimana Mempermudah Pernikahan?", Diterjemahkan Oleh ustadz Muhammad Ikhwan Abdul Jalil, Lc, Wakil ketua Umum Wahdah Islamiyah. Di ceramahnya beliau menyatakan bahwa Tengah Lembaga Pernikahan Yang AGLOCO sedangkan pimpin telah berdiri selama 20 Tahun Dan telah lebih 25 ribu USING menikahkan pasang, beberapa PADA menikahkan Bulan Lalu 500 pasang jama'i dalam perhelatan berlangganan My walimah. Beliau juga menyampaikan apresiasinya kepada Wahdah Islamiyah KARENA ternyata juga mempunyai Lembaga Yang serupa yakni Lembaga Pernikahan Dan Pembinaan Keluarga sakinah (LP2KS).

Syekh al Muhamih Furaid: “Bagaimana mempermudah pernikahan?”

Syekh al Muhamih Furaid: "Bagaimana Pernikahan mempermudah"

Sabtu, 08 Mei 2010

AKHLAK NABI

SIFAT PEMAAF RASUL
َلقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.) 9. AT TAUBAH - Ayat 128)
Dari Anas Ra. Ia berkata, “ Ketika kami berada di masjid bersama rasulullah SAW. Datanglah seorang Badui yang berdiri lalu kencing di dalam masjid. Para sahabat berteriak , “ Hai jangan kencing di di situ.” Rasul SAW. Bersabda jangan dicegah , biarkan saja . Para sahabat membiarkannya sampai ia menyelesaikan hajatnya, Kemudian Rasul memanggil orang itu , kemudian bersabda, sesungguhnya masjid itu tempat untuk berzikir kepada Allah , Sholat dan membaca Al-Quran. ‘ kemudian Rasul berkata kepada para sahabat, kalian di utus untuk mempermudah dan bukan untuk mempersulit. Siramlah air kencing itu dengan seember air.” Orang Badui itu berkata , Ya Allah, sayangi aku dan sayangi Muhammad, dan jangan sayangi yang lain.” Rasul bersbda, “ kau telah menyempitkan sesuatu yang lapang”. ( Muttafaq Alaihi)
2. Belas kasihan Nabi
Doa nabi SAW agar umatnya tidak di binasakan dengan kekeringan dan banjir.
سَأَ لْتُ رَبِّى ثَلاَ ثَا , فَأَعْطَاَنِى ثِنْتَيْنِ , وَمَنَعَنِى وَاحِدَهً :سَأَ لْتُ رَبِّى اَنْ لاَ يُهْلِكَ امََّتِى بسَالسَنَهِ . فَأَعْطَنِيْهَا , وَسَاَ لْتُهُ اَنْ لاَ يُهْلِكَ أُمَّتِى بِا لغُرَقِ فَأََعْطَنِيْهَا, وَسَاَلْتُهُ اَنْ لاَ يَجْعَلَ بَأَسَهُمْ بَيْنَهُمْ فَمَنَعَنِيهَا



Aku memohon kepada Robbku 3 perkara, yakni diberikan kepadaku dua perkara, satu perkara lagi ditolak . Aku memohon kepada Robbku agar tidak membinasakan umatku dengan kekeringan (kemarau) , maka Dia mengabulkan permohonanku. Aku memohon kepadanya agar tidak membinasakan umatku dengan banjir, maka Dia mengabulkan permohonanku itu. Aku juga memohon kepadan-Nya agar umatku saling tidak memusuhi di antara mereka tapi permohonanku ditolak. “(HR. Muslim)
أَرْبَعْ أِذَأ كُنَّ فِيْكَ فَلاَ عَلَيْكَ مَا فَاتَكَ مِنَ الدُّنِّيَا صِدْقُ الحَدِيْسِ , وَحِفْظُ اْلاَمَانَةِ وَحُسْنُ اْلخُلُقُ, وَعِفَّةُ مَطْعَمٍ
“ Empat hal bila ada pada dirimu, maka kamu tidak akan merasa berat luputnya dunia darimu, yaitu kejujuran berbicara , pemeliharaan amanat, akhlak yang baik, dan kesucian makanan. ( HR. Ahmad , dl dishahihkan oleh Al- Bani)
أََلاَ أُخْبِرُكُمْ بِمَنْ يَحْرُمُ عَلىَ النَّارِ, اَوْبِمَنْ تحَْرُمُ عَلَيْهِ النَّارِ, عَلىَ كُلِّ قَرِيْبٍ سَهْلٍ لَيِّنٍ
Maukah kuberi tahu orang yang diharamkan masuk neraka, atau neraka diharamkan untuk dimasukinya. Yaitu setiap orang yang senang akrab, bersikap memudahkan, dan lembut. (HR. Ahmad dan Tirmidzi di shahihkan oleh Al-Bani)
3. Sikap selaku mu’min
اتَّقِ الله حَيْسُ مَا كُنْتُ, وَاَتْبِعِ السَيِّتءَةَ تَمْحُهَا , وَخَا لِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“ Bertaqwalah kepada Allah di mana saja kamu berada, dan ikutilah perbuatan burukmu dengan kebaikan, niscaya ia akan menghapuskannya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik” (HR, Tirmidzi, hasan)